Kasrin, tukang becak yang umum mangkal di depan Masjid Jami' Lasem ramai jadi pembicaraan usai mengaku berhaji walaupun namanya tak terdaftar dalam daftar calon haji di Kantor Kementrian Agama setempat.
Terbongkar! Kenyataannya Kasrin Naik Haji Karena Sosok Misterius Ini
Rumah Kasrin (59) di Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Selasa (13/9/2016). Ia buat ramai karena mengaku naik haji walaupun tidak tercatat sebagai calon haji di Kemenag Rembang untuk keberangkatan musim haji 2016.
Siti Rokhanah (36) putri pertama Kasrin waktu didapati di tempat tinggalnya pada Selasa (13/9/2016) menjelaskan ayahnya pergi haji bersamaan sosok yang mereka sebut Bu Indi.
" Terlebih dulu Bu Indi kirim surat yang dititipkan ke ayah. Isi suratnya mohon izin akan mengajak ayah (Kasrin) naik haji. Di surat itu diterangkan ayah sudah didaftarkan haji mulai sejak 2007, " jelas Siti.
Kenapa Bu Indi memberangkatkan Kasrin naik haji? Bu Indi inginkan balas budi atas kebaikan Kaserin yang sering mengantarnya melancong naik becak. Selama delapan th. Bu Indi naik becak Kasrin tetapi tak pernah ingin terima cost.
" Kata bapak, Indi itu penumpangnya yang sering diantar dulu mulai sejak SD hingga SMP. Namun ayah tak pernah terima biaya layanan antar yang didapatkan ayah Bu Indi itu, " jelas dia.
Ia bersamaan keluarga sudah berupaya mencari tahu sosok Bu Indi. Berdasarkan informasi dari surat itu, Indi tinggal di Lasem, Rembang. Walaupun demikian Rokhanah dan keluarga sampai saat ini belum temukan orang itu.
" Apabila ketemu juga saya menginginkan katakan terima kasih, tetapi kata bapak sampai kiamat tak akan bisa ketemu Bu Indi, " tutur dia.
Rokhanah lihat sendiri ayahnya ada di bus rombongan haji.
Karena penasaran, Sekitaran dua bln. lalu Siti menyambangi Kantor Kemenag Rembang untuk mencari tahu apakah bapaknya terdaftar sebagai calon jamaah haji. Pada akhirnya, kata Siti, nama ayahnya tak ada dalam 791 calon jamaah haji yang akan pergi.
Saat di tanya masalah paspor, visa dan kelengkapan yang lain, waktu itu Kasrin katakan semua sudah diurus oleh Indi.
" Ayah hanya katakan, kabeh wes ono seng ngurus (Sudah ada semua. semuanya sudah ada yang mengurusi, red), " ucapnya.
Keluarga dan warga kampung itu masihlah penasaran berita ini.
Bahkan mereka menunggu kepulangan Kasrin ke desanya, apakah bareng rombongan haji Rembang atau bagaimana.
Baca Juga : Kasrin, Si Tukang Becak Yang Naik Haji Dengan cara Misterius
Kepala Kantor Kemenag Rembang, Atho'illah, menyampaikan pada th. ini ada 791 anggota jamaah haji yang tercatat di Kantor Kemenag Rembang.
Dari jumlah itu, menurut dia, tak ada nama Kasrin. Ia meyakinkan Kasrin tak pergi haji melalui pendaftaran di Kantor Kemenag setempat.
" Di bertanya beliau berangkatnya bagaimana, saya juga belum bisa menjawab. Yang tentu, dari 791 daftar jamaah di sini, tak ada nama beliau, " kata Atho'illah, Senin (12/9/2016).
Disinggung adakah kesempatan Kasrin pergi dengan mendaftar melalui Kantor Kemenang di tempat lain, Atho'illah juga tak bisa meyakinkan.
Apakah Kasrin termasuk juga rombongan jamaah haji ilegal yang sekarang ini tengah ramai diperbincangkan, juga tak bisa di yakinkan. " Apabila mendengar cerita yang mengedar, kelihatannya ini di luar logika, " ucap Atho'illah.
Untuk masuk pesawat terbang bersamaan calon jamaah haji lain, seseorang harus tunjukkan paspor, visa, dan kriteria lain yang sudah ditetapkan.
Kemungkinan kecil Kasrin terbang satu pesawat dengan calon jamaah haji lain asal Rembang.
" Asumsinya seperti itu, namun kan belum bisa di yakinkan di konfirmasi segera ke beliaunya, " katanya.
Menurut Atho'illah untuk menelusuri dan meluruskan beberapa cerita yang saat ini ramai diperbincangkan, pihaknya akan mendatangi rumah Kasrin, setelah yang terkait pulang dari tanah suci.
" Ya nantinya apabila beliau sudah pulang, kembali pada rumah, kami akan menjumpai beliau, mendengar segera cerita dari beliau seperti apa, " lebih dia.
