expr:class='data:blog.pageType'>

KETAHUILAH...!!! INILAH ALASAN ILMIAH MENGAPA ISLAM MELARANG MAKAN SAMBIL BERSANDAR... BERIKUT PENJELASANNYA. TOLONG BAGIKAN


Di dalam Islam, Rasulullah selalu menasehati agar jangan makan sambil bersandar. Percaya atau tidak, ternyata posisi bersandarpun tidak dianjurkan dalam dunia medis atau kesehatan. Pasalnya, terdapat banyak alasan yang menjadikan posisi ini sangat tidak menyehatkan untuk Anda. Terutama buat mereka yang memang memiliki cerita kesehatan tidak demikian baik dari hari ke hari. Posisi makan semacam ini akan memperparah kondisi sebagian organ di dalam tubuh. 

► Bahaya Makan Sambil Bersandar 

Seperti yang kita kenali, Rasulullah juga tidak pernah mengajarkan kita untuk makan terlalu berlebihan. Ini bermakna Beliau mengajarkan kita untuk berhenti makan sebelumnya kenyang. Beliau juga tidak menyarankan kita makan waktu begitu lapar, karena akan memberi jumlah makan dari yang harusnya. Hal inilah yang baiknya kita teladani, karena ada banyak makna berharga di balik sebagian nasehat itu untuk kesehatan kita masing-masing. 

Makan kekenyangan pastinya akan buat mata lebih lebih cepat mengantuk dari mulanya. Apabila sudah begini, biasanya Anda akan pilih untuk tidur dari pada melakukan aktivitas yang lain bukan? Padahal dalam dunia kesehatan sendiri, tidur sesuai sama makan begitu dilarang. Hal ini karena bisa menyebabkan Anda terkena penyakit memiliki resiko, seperti Diabetes Mellitus (DM) type 2, stroke, serangan jantung dan lain-lainnya. Sudah cukup tahu bukanlah mengapa jangan makan sambil bersandar? 

Selain sebagian alasan di atas, ada pula sebagian kenyataan lain yang diungkapkan mengenai makan sambil bertumpu. Salah satunya adalah kondisi lambung yang sangat penuh akibat makan begitu banyak. Keadaan itu buat lambung Anda sendiri dipenuhi makanan yang perlu dikerjakan pencernaan. Mesti semua daya serta oksigen yang ada di dalam tubuh terlalu fokus untuk melakukan pekerjaan berat itu selama sekian hari. 

Alhasil konsumsi oksigen menuju otak juga semakin menipis atau berkurang dari jumlah seharusnya. Anda pasti akan rasakan mengakibatkan sesegera mungkin saja, yakni manfaat otak yang menurun. Atau dengan kata lain Anda akan kesulitan memikirkan yang begitu berat waktu lambung cukup penuh. Tak jarang sebagian rekan maupun kerabat juga menyampaikan Anda telmi saat itu. Masih tidak meyakini larangan jangan sampai makan sambil bertumpu yang di jelaskan? 

Tahukah Anda mengapa penyakit-penyakit di atas bisa dirasakan oleh Anda? Kuncinya tak lain dan tak bukan yakni kelebihan cadangan lemak manfaat beraktivitas di dalam tubuh. Sayangnya hal itu bukan hanya di alami oleh mereka yang berbadan tambun. Anda yang berbadan kurus juga bisa saja alami penyakit-penyakit beresiko itu. Pasalnya kelebihan cadangan lemak bukan hanya disimpan di bawah kulit yang menyebabkan kegemukan, tetapi ada pula di l!v3r, jantung, pankreas dan pembuluh darah. 

Alasan-alasan di atas perlu Anda perhatikan dengan cara cermat jika ingin memperoleh hidup sehat setahun lebih ke depan. Untuk Anda yang bertubuh langsing juga, jangan sampai membiasakan pola hidup dan makan yg tak sehat. Karena bukanlah mustahil Anda terkena penyakit memiliki resiko seperti diabetes atau serangan stroke. Cukup shock bukanlah apabila hal semacam ini berlangsung secara mendadak padahal belum ada persiapan masak untuk menghadapinya. 

Posisi makan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah sendiri yakni makan dengan posisi tubuh tegak atau sedikit miring ke arah depan. Beliau tidak pernah walau makan sambil bertumpu pada kursi ataupun dinding untuk menyokong tubuhnya. Ia juga menghindari melipat kaki atau bersila seperti raja lalim menyantap sajian yang dihidangkan. Rasulullah selalu mencondongkan tubuh ke depan dengan posisi kaki tertekuk seperti hamba yang makan. Jadi, masihlah tidak mengacuhkan larangan jangan makan sambil bertumpu dari beberapa alasan yang diungkapkan? 
Share on Google Plus

About Vh