Mengapa wanita tak dibolehkan menikahi lebih dari satu pria? Jawabannya karena banyak hal. Di dalam Islam kita mengetahui dengan istilah poligami dan poliandri. Dalam poliandri inilah yang bermakna bahwa seorang wanita tak bisa menikahi lebih dari 1 pria. Jika Islam sudah melarangnya, pastilah hal itu memiliki kemadharatan yang lebih banyak.
Alasan Mengapa Wanita Tak Bisa Menikahi Lebih Dari Satu Pria
Sering kita temui praktik poligami di mana seorang pria memiliki istri lebih dari satu. Bahkan dalam sejarah, Nabi Muhammad juga memiliki istri lebih dari satu. Banyak orang yang lalu mempertanyakan mengapa seorang lelaki boleh mempunyai istri lebih dari satu namun tidak untuk seseorang wanita. Poliandri menurut Islam bakal jadi pengetahuan untuk kita agar tak terjerumus pada lembah dosa.
Sebelumnya perlu di ketahui bahwa dasar masyarakat berdasarkan ajaran Islam adalah masyarakat yang setara serta adil. Allah sudah menciptakan wanita dan lelaki dalam kesetaraan, tetapi dengan tanggung jawab serta kekuatan yang berbeda. Wanita serta pria memiliki perbedaan dalam hal psikologis serta fisiologis. Meskipun dalam Islam, wanita serta pria itu setara namun ada banyak hal yang berbeda.
Dalam satu surat di ketahui kalau diharamkan untuk seorang pria menikah dengan wanita yang sudah memiliki suami.
Di bawah ini adalah sebagian alasan mengapa wanita tak lebih dari satu suami.
Secara biologis, seorang pria lebih mudah melakuan tugasnya sebagai suami walau memiliki beberapa istri. Jika wanita yang memiliki sebagian suami maka tidak mungkin ia dapat melakukan semua tugasnya dengan baik. Hal ini disebabkan karena sebagian perubahan perilaku serta psikologis wanita sebab fase-fase dari siklus h4! d.
Jika seorang wanita mempunyai lebih dari satu suami dan ketika sang istri hamil serta memiliki anak maka anak itu akan sulit diidentifikasi siapakah ayahnya. Dalam hal ini cuma ibulah yang bisa diidentifikasi. Padahal Islam begitu memerhatikan identifikasi ke dua orang tuanya, baik ibu atau ayahnya. Sedang menurut psikologis, seorang anak yang lahir serta tidak tahu siapa ayahnya, maka akan terjadi trauma mental yang cukup berat, bahkan masalah kejiwaan. Masa kecil, hidup mereka tak bahagia serta tak mengalami perubahan seperti mestinya. Namun, di zaman saat ini kita sudah mempunyai teknologi yang mutakhir, termasuk juga di dalam dunia medis. Kita bisa melakukan pengujian genetik sehingga dapat tahu siapa ayah anak itu. Walau dalam hal biologis kini tak akan ada masalah, namun kita juga harus memperhatikan kondisi psikilogis sang anak.
Jika seorang wanita memiliki suami lebih dari satu jadi bisa di artikan kalau wanita itu juga memiliki sebagian pasangan bercinta. Saat mereka sedang melakukan hubungan !int!m, maka sang istri akan lebih rawan tertular penyakit kelamin. Walau sang suami tak melakukan hubungan !nt!m di luar nikah, namun hal ini masih dapat terjadi. Penyakit menular ini akan lebih membahayakan sang istri, sedangkan pria yang memiliki istri lebih dari satu tidak akan terkena dengan penyakit ini.
Secara naluriah, seorang pria lebih suka pada poligami dari pada wanita. Hal ini terbukti kalau pria lebih banyak menikah dengan sebagian wanita di banding wanita yang menikah dengan beberapa pria.
Berdasarkan penjelasan mengapa wanita diharamkan memiliki banyak suami itu, pantaslah bila poliandri memang dilarang di dalam Islam. Selain dari sisi kesehatan biologis sang ibu, poliandri juga beresiko untuk kesehatan mental sang anak. Demikian alasan mengapa wanita tak dibolehkan menikahi lebih dari satu pria.
