expr:class='data:blog.pageType'>

Ingat!!! Menikah Itu Tak Perlu Mewah dan Hamburkan Banyak Rupiah, Yang Penting Sah. Yang Setuju Silahkan Share...


Tak Akan di pungkiri, pernikahan ialah momen penting yg penuh kesakralan. Saat-saat yang pasti menjadi ruang berkumpulnya kebahagian, baik itu utk ke-2 mempelai, orangtua, handai taulan hingga rekan-rekan. sangat disayangkan momen ini tidak jarang kali menjadi arena menghambur-hamburkan uang. Biasanya dari kalian berikhtiar sekali menggelar program pernikahan mewah, yang menurutnya pula ini bentuk dari gengsi yang dipunya. 

Semakin mewah program, penilaian baik menyangkut keluarga kalian serta makin kuat. Tetapi apakah benar esensi nikah itu dipandang dari mewahnya? Bukankah yg paling mutlak itu sahnya saja. Menggelar program mewah benar-benar hak kalian seluruh, tetapi sebelum memang terlaksana. Yuk ketahui lalu argumen nikah bersama aset sah tidak dengan program terlampaui mewah itu sebenarnya telah lumayan. Mencoba dipikirakan baik-baik ya! 

1. Kawin mewah cuma menciptakan pusing tujuh keliling berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun nutup setoran 

Ngurusin sewa gedung lah, ketemu vendor catering lah, fitting pakaian pengantin lah, hingga urusan nyari-nyari undangan & suvenir, seluruhnya itu bukan perihal yang dapat diselesaikan dalam diwaktu satu bulan. terlebih jika anda mau program yang mewah nan sempurna. Nggak heran seandainya hasilnya kalian juga sebagai mempelai merasakan pusing berbulan-bulan memikirkan ini itu. 
Kepusingan serta tidak lantas berakhir kala program pernikahan usai. Kalian nggak dapat memungkiri, bila sesudah kemewahan di hri itu anda & beliau dihadapkan bersama krisis keuangan atau biasa dibilang bangkrut. Karena kenyataannya, pesta yg mewah mesti dibayar pun bersama hutang yg menumpuk di akhir program. Hingga detik ini, tetap percaya ingin bikin program mewah bersama keadaan keuangan yg pas-pasan? Pikirkan lagi sebelum pusing merajai kepalamu. 

2. Perkawinan itu momen sakral yg kadar khidmatnya bukan ditentukan seberapa tidak sedikit tamu yg datang 

Urusan mengundang benar-benar hak anda, beliau & semua keluarga agung yg miliki hajat. Namun apa iya, diharuskan sekali mengundang tamu tidak sedikit sampai beberapa ratus. Bukankah kekhidmatan pernikahan kalian benar terasa waktu yg hadir itu cuma beberapa orang terdekat saja. Hangatnya momen sakral tidak tergantung dgn seberapa tidak sedikit tamu undangan. 

Bandingkan apabila yg datang cuma keluarga kalian masing-masing beserta sekian banyak kerabat saja. Bukan hanya pengeluaran yg lebih ekonomis, tetapi membangun chemistry dua keluarga pula menjadi lebih efektif lagi. Tidak Sama diwaktu tamu yg datang ke acaramu nyaris tiap-tiap orang yg anda kenal, kadang para tamu malah nggak saling kenal & ngebikin kikuk. 

3. Resepsi sederhana tak membuatmu menunda ibadah bersama argumen belum lumayan bekal 

Daripada setipa kali ditanya kapan nikah, jawaban anda terlampaui klise mengenai dgn keuangan. Mengapa nggak nikah yg sederhana aja? kan nikah itu persoalan sah, yg kalaupun butuh selamatan pass yg pas bersama kekuatan finansial sekarang ini. Kalaupun bersikeras mau menggelar program nikahan yg mewah, mesti tunggu berapa th utk jalankan ibadah yg mestinya sederhana?! 

4.Ketimbang nikah mewah namun menyusahkan ortu, lebih baik sederhana kenyataan kemandirianmu 

Miliki orangtua yg berkecukupan memang lah dapat diandalkan utk mewujudkan cita-citamu menggelar pernikahan mewah. Toh meminta pertolongan aspek yg enteng. Tapi semudah itu juga kemandirianmu dipertanyakan. Tidak Sama dikala anda metuskan utk menikah dgn sederhana, namun seluruhnya bekal murni dari bisnis kalian berdua saja. Bukankah itu lebih membanggakan & tidak merepotkan orang sepuh? 

5. Toh mewah tidaknya pesta pernikahan, bukan patokan hunian tanggamu langgeng selamanya 

Nikah di angan-angan seluruh orang tentunya sekali seumur hidup. Maka Dari Itu dari sana pun lahir suatu anggapan, anda & dirinya mesti sanggup merasakan menjadi ratu & raja dalam semalam. Nikahan kalian mesti digelar bersama mewahnya. Padahal kemewahan sendiri belum pasti menjadi patokan kelanggengan kehidupan hunian tangga kalian. Percuma serta jadinya, bila nikahannya telah mewah namun ujung-ujungannya malah berpisah. 

6. Bila pernikahanmu bertujuan ibadah, kenapa mesti gelar pesta megah yg justru condong riya'? 

Seluruhnya orang serta tentu telah paham, bila nikah itu sektor dari ibadah. Dulu bukankah dalam beribadah itu dilarang ria lantaran tampak berfoya-foya?! Mencoba anda renungkan lagi, maksud nikahmu itu benar buat ibadah & sharing kebahagian, atau ada niatan buat umbar gengsi yg berujung riya. jangan ibadahmu ini mubazir hanya lantaran niat yg ke luar dari jalurnya. 

7. Kawinan mewah butuh biaya berpuluh juta, padahal bila bekal sah uangmu tetap dapat ditabung untuk kehidupan hunian tangga 

Sewa gedung sanggup hingga 10 juta, pakaian pengantin bersama segala riasannya termurah kurang lebih 5 jutaan, belum lagi catering yg barangkali di atas 10 jutaan, pokoknya seluruhnya perlengkapan nikah benar-benar memerlukan anggaran berjuta-juta. Padahal bayaran anda & ia yang merupakan pekerja dalam sebulan tidak hingga dari angka 4 contohnya. Ingin hingga kapan nabung demi pernikahan mewah? Ingin dibuang percuma pula kah tabungan yg telah terkumpul cuma dalam diwaktu sehari semalam? 

Padahal aset kehidupan hunian tangga sesudah pernikahan itu justru jauh lebih agung dari bayangan kalian. Menjadi, apabila bekal sah justru dapat berikan jaminan atau pegangan dengan cara finansial terhadap anda & ia, mengapa mesti bersikukuh utk nikah mewah? 

Seluruhnya memang lah kembali ke diri masing-masing, atau dapat pula kembali kekeluarga gede kalian. Namun setidaknya sebelum melangsungkan momen sakral ini, anda & dirinya mampu merundingkan bagaimanakah baiknya.
Share on Google Plus

About Vh