expr:class='data:blog.pageType'>

BACA DULU BARU KOMENTAR!!! Selama 20 Tahun Pria Ini Selalu Menutup Setengah Wajahnya, Kisahnya Sungguh Mengejutkan...!!! {Di Share Ya}


Sahabat media berikut cerita seorang pria yang berkerja sebagai nelayan dan pedagang ikan asal Bangladesh. 

Selama kurang lebih 20 th. pria yang berpofesi sebagai nelayan serta pedagang ikan ini, selalu menutupi 1/2 dari wajahnya. Pria ini memiliki alasan kuat untuk menutupi serta tak membiarkan orang lain melihat 1/2 dari wajahnya itu. 

Banyak orang yang mengocek kantong cukup dalam untuk memperbaiki penampilannya. Mengubah bentuk fisik dengan lakukan operasi plastik jadi solusi instan yang sering mereka lakukan. Hanya saja, tindakan itu bukanlah tidak ada efek. 

Ada banyak orang yang gagal serta merasa menyesal setelah lakukan operasi plastik itu. Akan tetapi tak dengan Hashmot. Seperti di ambil dari Wittyfeed, Hashmot jadi tujuan utama dari seekor harimau Bangladesh yang kelaparan. 


Jenis hewan ini benar-benar sangat di takuti di wilayah itu. Satu waktu Hashmot tengah jalan setelah bekerja sebagai nelayan, hutan Sundarbans di Bangladesh Dia jalan kaki seorang diri sambil membawa hasil tangkapannya di laut. Waktu itu, pria berusia 40 th. itu akan menuju ke rumahnya. Hanya saja, di dalam perjalanan harimau itu langsung menerkam tubuhnya. Cakarnya yang tajam serta gerakannya yang begitu kuat bikin Hashmot tak berdaya. 

Hashmot hanya bisa berteriak minta tolong waktu itu. Warga yang mendengar teriakannya juga segera berdatangan. Namun usaha penyelamatan itu tidak bisa berjalan secara optimal. Hingga pada akhirnya harimau itu pergi dengan sendirinya setelah sebagian nelayan mengancamnya menggunakan dayung. 

1/2 dari wajahnya rusak terkena cakaran. 

Pria ini juga segera di bawa ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan. Sayang, dari tempatnya menuju ke rumah sakit dibutuhkan waktu enam jam. Selama perjalanan, Hashmot tak sadarkan diri, dia dalam keadaan sekarat dengan luka parah pada wajahnya. Sesampainya di rumah sakit, dokter mengatakan bila pihaknya tidak bisa menyelamatkan wajahnya. 

Malu serta tak yakin diri melanda Hashmot selama beberapa minggu. Dia pilih untuk diam di dalam rumah serta tak menjumpai banyak orang. Ayah tiga anak ini merasa stres dan depresi karena wajahnya yang rusak. Dia takut orang akan menilainya miring. 

Anehnya, walaupun memperoleh tekanan karena bentuk fisiknya, Hashmot tak merasa dendam atau geram pada harimau yang sudah membuatnya seperti itu. Hingga pada akhirnya setelah beberapa minggu, serta kondisi tubuhnya mulai sembuh sepenuhnya, Hashmot kembali memutuskan untuk menjalankan rutinitasnya. 

Kini dirinya lebih pilih untuk menutupi wajahnya menggunakan sapu tangan, bahan tangan kosong. Dirinya berdagang serta mencari ikan di laut. Tetapi kini dirinya masih tetap mengkhawatirkan kondisi dari keturunannya. Terutama putrinya yang sebentar lagi akan menikah. Sekarang Hashmot hanya berharap berjumpa dengan seorang dermawan yang ingin memberinya kesempatan untuk melakukan operasi plastik.
Share on Google Plus

About Vh