expr:class='data:blog.pageType'>

ASTAGHFIRULLAH!!! HATI-HATI' TERNYATA ALLAH TIDAK MENYUKAI TIDUR POSISI TENGKURAP. BERIKUT PENJELASANNYA. TOLONG BANTU SHARE YA.....


Imam Ahmad melaporkan bahwa Abu Hurayrah ra berkata, Rasulullah saw melalui orang yang sedang tidur dengan posisi tengkurap, beliau bangunkan orang itu dengan kakinya serta berkata, ‘Ini yaitu posisi yang tidak disukai Allah swt. ’ Ibnu Hiban dalam sahihnya juga melaporkan hal yang sama, demikian pula dengan hadits‐hadits lain yang termasuk koleksi utama. 

Imam al‐Barkawi mengatakan dalam bab panduan menuju taqwa dalam kitab al‐Tariqa al‐Muhammadiyya, “Tidak disukai tidur terlentang tanpa alasan yang pasti. ” Imam al‐Khadimi dalam komentarnya memberikan, “Tidur dengan posisi terlentang yaitu tidurnya beberapa Rasul serta orang‐orang yang merenungkan penciptaan langit serta bumi. ketika tidur tanpa atap di atas kepalanya ; 

Tidur dengan posisi miring ke kanan yaitu tidurnya beberapa ulama serta orang‐orang yang patuh beribadah, tidur dengan posisi miring ke kiri yaitu tidurnya orang‐orang yang suka sekali makan, serta tidur dengan posisi tengkurap yaitu tidurnya setan serta orang‐ orang kafir. ” (al‐Bariqa al‐Mahmudiyya fi Syarh al‐Tariqa al‐ Muhammadiyya, 4 : 177). 

Dalam Fatawa al‐Hindiyya, yang merupakan koleksi gemilang serta dijadikan andalan dalam mahdzab Hanafi, yang disusun oleh sekelompok ulama dinyatakan kalau, “Dianjurkan untuk memperoleh faedah dari tidur siang (qaylula), lantaran Rasulullah saw bersabda, Lakukanlah tidur di siang hari, karena setan tak melakukannya. ’” 

Lalu seperti yang di jelaskan dalam al‐Ghayatsiyya… 
di rekomendasikan untuk tidur dalam kondisi suci (berwudhu), serta untuk berbaring dengan posisi miring ke kanan menghadap qiblat. 

Tak disukai untuk tidur di pagi hari, serta di saat Ashar serta Magrib serta pada Maghrib serta ‘Isya (karena umumnya bisa menyebabkan terlewatnya shalat Magrib serta ‘Isya berjamaah). 

Sudah di jelaskan dalam beberapa literatur kalau Sayyidina ‘Ali lebih menyukai untuk tidak tidur setelah ‘Isya sebelum tengah malam. Orang tidur sebaiknya di tempat tidur yang kondisinya sedang pada lunak serta keras untuk menghindar tidur yang berlebihan yang bisa mengakibatkan orang kehilangan shalat tahajjudnya, karena sangat terlelap. 

Seorang harus menggunakan tangan kanannya sebagai bantal di 
bawah pipinya. Dia juga harus memikirkan kalau dia akan seolah‐olah di tempatkan dalam kubur, berbaring di sisinya, tanpa suatu hal kecuali apa yang sudah diperbuatnya… 

Bila perut seseorang sangat penuh serta terasa takut terserang sakit perut, tak ada masalah baginya untuk menempatkan bantal di bawah perutnya serta tidur dengan bantal itu. 

Orang harus mengingat Allah swt (dzikr) saat akan tidur, yakni dengan mengucapkan tahlil (‘la Orang harus bangun dengan berdzikir pada Allah swt yang terbaik yaitu mengucapkan do’a yang dicontohkan oleh Rasulullah saw, serta dengan satu ketentuan hati yang kuat untuk bertaqwa pada Allah serta menjauhi larangan semua larangan‐Nya dan memutuskan untuk tidak menyalahkan hamba Allah swt, seperti yang telah di jelaskan dalam al‐Ghara’ib. " al‐Fatawa al‐Hindiyya, 5 : 376 Di antara sunnah ketika bangun tidur yaitu : 

1. Mengucapkan ‘La Ilaha illa Allah’, lalu Alhamdulillah’ 3 kali, serta Alhamdulillahi alladzi ahyana ba`da ma amatana wa ilayhi an‐nusyur (Segala puji untuk Allah yang sudah menghidupkan kita setelah kematian kita, serta kepada‐ Nyalah kita akan kembali). Bukhari, Abu Dawud, serta lainnya 

2. Dianjurkan untuk menggosok muka serta mata dengan ke-2 tangan, untuk menyingkirkan dampak dari tidur, seperti di jelaskan dalam Syama’il al‐Tirmidzi. 

3. Disarankan untuk menggosok gigi, idealnya dengan siwak, 
seperti yang di jelaskan dalam Musnad Ahmad dan Sunan Abu Dawud. 

Dan semua kebajikan, di dunia ini serta di hari lalu dapat ditemukan dalam sunnah Rasulullah saw. Serta semua kesuksesan datang dari Allah swt. 

Wa min Allah at Taufiq ilaha illa Allah’), tahmid (‘alhamdu lillah’) serta tasbih (‘subhan Allah’) setelah membaca sebagian do’a spesial sebelum tidur yang disarankan oleh Rasulullah saw sampai orang itu tertidur, karena orang yang tidur akan dibangkitkan dalam kondisi seperti sebelum tidur serta orang yang meninggal menurut langkah bagaimana dia meninggal. 

Orang harus bangun sebelum subuh, karena bumi mengeluh pada Allah swt pada 3 hal, yakni mandi junub (ghusl) orang‐orang yang berzina, dari darah yang tumpah karena melanggar hukum, serta dari tidurnya orang‐orang setelah datangnya saat subuh. 

Share on Google Plus

About Vh