TOLONG DI SEBAR LUASKAN...!!! BAHAYA......TERNYATA INILAH WAJAH ORANG DIBALIK PASCA KERUSUHAN TANJUNG BALAI, Yang Mencekamkan…
Situasi kota Tanjungbalai Sumatera Utara pasca kerusuhan amuk massa yang dipicu dari memprotes seorang ibu rumah tangga warga turunan Cina pada Nada Azan yang menggunakan alat pengeras nada dari Mesjid Al-Maksum di Jalan Karya Kelurahan Bunga Tanjung Kecamatan Datuk Bandar Timur, Jumat malam (29/7), kini kondisinya telah kondusip.
Warga kota Tanjungbalai terutama untuk warga etnis turunan Cina sebagai mayoritas masyarakat yang tinggal diperkotaan sudah lakukan aktifitasnya seperti umum.
Toko toko serta tempat tempat jualan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang dimonopoli oleh warga etnis turunan Cina, telah kembali buka tempat tempat usahanya.
Tetapi pengawalan dari pihak aparat keamanan, yang terdiri dari Polisi, Brimob, TNI AD serta TNI Al, masih tetap berjaga jaga di Inti perkotaan. Kapolda Sumatera Utara Irjend Pol Drs.
Raden Budi Winarno Atas Perintah Kapolri Jendral Pol Tito Carnavian yang turun ke Medan Sumatera Utara, juga telah turun kekota Tanjungbalai untuk lakukan pertemuan dengan beberapa tokoh tokoh agama yang ada di kota Tanjungbalai.
Tetapi walaupun kota Tanjung balai, yang pernah alami kerusuhan, komplik agama, di mana massa membakari rumah rumah ibadah yang tidak bermenara, berbentuk kelenteng serta vihara yang ada di Tanjungbalai, telah dalam kondisi aman serta teratasi. Akan tetapi masih ada pihak pihak spesifik yang tidak inginkan kota Tanjungbalai aman serta tenteram.
Hal itu dibuktikan ada selebaran selebaran gelap, yang berisi menyudutkan ummat islam kota Tanjungbalai. Serta lalu banyak acun acun palsu di dunia maya bermunculan, kalaupun itu memang palsu dengan fostingan yang mencaci maki warga pribumi yang beragama islam.
Seperti acun Fecebook yang mengatas namakan Mikail Chenz. Akun itu memfostong komentar komentar yang mencaci ummad islam serta warga pribumi, dengan memakai bahasa bahasa yang jorok serta tak layak untuk di baca oleh umum. Seperti fostingan acun Mikail Chengz berikut ini.
Lalu ada fostingan acun yang mengatas namakan Akiong Han Hanko di Fecebook, yang buka jadi diri yang memiliki acun Mikail Chenz yang mengubah nama jadi Agustino Dodi. Fostingan acun Akiong Han Hanko di Fecbook itu menampilkan fhoto dari sipemilik Acun Mikail Chenz dengan ibunya yang disebut wanita etnis turunan Cina yang lakukan memprotes nada azan dengan memakai pengeras nada, dan fostingan Mikail Cenz yang menghina ummad Islam.
Dari munculnya surat selebaran gelap serta acun acun palsu di dunia maya, yang dilakukan oleh orang orang yang tidak bertanggungjawab, ditanggapi oleh orang-orang Tanjungbalai dengan kepala serta hati yang dingin.
Mereka tidak lagi terpancing dengan adanya selebaran selebaran gelap, serta acun acun palsu yang menghiasi dunia maya khusunya Fecebook. Bila merunut dari kejadian amuk massa itu, pada malam itu juga keluarga Meilani (44) sebagai pemicu terjadinya amuk massa di Tanjungbalai, sudah diamankan oleh pihak Polresta Tanjungbalai. Sesaat fostingan acun Mikail Cenz di Fecebook yang disebutkan oleh acun Akiong Han Hanko putra dari Meilani sebagai penyebab kerusuhan muncul sehari sesudah peristiwa.
Artinya ketika fostingan itu muncul pemilik acun Mikail Chenz yang berisi penghinaan pada ummad islam serta orang-orang pribumi, sipemilik acun (bila itu memang punya putra dari wanita yang bernama Meilani) yang berkaitan tengah ada dalam pengamanan pihak Polresta Tanjungbalai.
Kita tak bisa bersifat suuzon pada yang bersangkutan. Meskipun seandainya kalau fostingan acun Mikail Chenz itu dipostingnya dari dalam kantor Polresta Tanjungbalai, karena bagaimanapun, mereka walaupun dalam pengamanan pihak Polresta Tanjungbalai pasti masih bisa untuk memakai telefhon selularnya.
Untuk membuktikan semuanya, supaya masalah fostingan acun Mikail Chenz di dunia maya Fecebook, tak jadi pitnah baginya, serta tak juga jadi penyebab terjadinya amuk massa kembali di Tanjungbalai, dibutuhkan sikap bijak serta arif dari pihak aparat keamanan khusunya Polisi untuk menyikapi hal ini.
Dengan semua peralatan serta perangkat yang ada dimiliki oleh Polri, rasanya tidaklah susah untuk mencari tahu siapa pemilik acun Mikail Cenz serta acun Akiong Han Hanko yang sesungguhnya.
Bila seanadainya acun Mikail Chenz yang beralih nama jadi acun Agustino Dodi, benar yaitu putra Meilani sebagai pemicu terjadinya amuk massa di Tanjungbalai itu, sebaiknya Pihak Polri melakukan tindakan tegas pada yang berkaitan yang sudah lakukan fostingan yang sipatnya menghina Islam serta orang-orang Pribumi.
Masyarakat Tanjung balai pasti meminta supaya pihak Polri tak tutup nutupi aksi hukum yang dilakukannya pada orang orang yang berkaitan dalam komplik agama di kota Tanjungbalai.
Dan pada masyarakat kota Tanjungbalai yg tidak terpancing emosi dengan timbulnya selebaran selebaran gelap serta akun acun palsu di dunia maya yang menghina serta mencaci maki agama islam serta masyarakat pribumi, pasca terjadinya kerusuhan massa di Tanjungbalai. Tidak terlalu berlebihan bila kita mengacungkan jempol pada Masyarakat Tanjungbalai.
Semua ini memang terpulang pada beberapa penegak hukum, untuk menyikapi timbulnya surat selebaran gelap serta acun acun palsu di dunia maya. Supaya masalah amuk massa dengan label komplik agama tak terulang lagi di kota Tanjungbalai. Yang utama “ Jangan Ada Dusta Di antara Kita “
