Komunitas Dr Zakir Naik mendadak sedikit tegang. Seorang penanya yang mengaku pengusaha Malaysia dan memiliki banyak karyawan muslim dari bermacam negara sebagian geram. Awalannya tak jelas mengapa ia sebagian geram. Namun waktu di tanya oleh Dr Zakir Naik, apa pertanyaannya, barulah ia menjelaskan maksudnya.
“Aku non muslim, sudah lakukan banyak amal kebajikan. Bahkan membantu pembangunan masjid dan berbuat baik pada sebagian orang muslim. Mengapa engkau mengemukakan non muslim sepertiku tidak bisa masuk surga? ”
Dr Zakir Naik lantas menjawab pertanyaan itu sebagai berikut :
Saudara ini kemukakan pertanyaan, bila apabila seorang non muslim bersedekah dll, apakah ia akan masuk surga?
Saudara, apabila kita ikuti ujian, misalnya saya ujian ke perguruan tinggi, ada enam ujian yang butuh kuikuti : sains, matematika, bhs Inggris, bhs India, histori dan geografi, saya harus lulus semua. Apabila saya peroleh nilai 100 dalam lima mata pelajaran tetapi dalam satu pelajaran, sains, saya memperoleh nilai 20, apakah saya akan lulus? Saya akan gagal.
Jadi sama dengan itu, persyaratan untuk pergi ke surga yang pertama kau harus memiliki iman, lalu amal saleh, mengajak orang lain pada kebenaran dan menasehati orang lain agar bersabar.
Kau mungkin saja orang yang baik, kau mungkin saja bersedekah dll, tetapi apabila kau tidak miliki iman, apabila kau tidak beriman pada Tuhan yang Maha Esa, apabila kau tidak menyembah Sang Pencipta yang sejati, kau gagal dalam ujiannya.
Jadi agar engkau lulus, kau harus lulus dalam keempat persyaratan ini : iman pada Tuhan yang Maha Esa, jangan sampai menyembah berhala, tidak beriman pada tuhan yang salah. Yang ke-2, lakukan amal kebaikan. Yang ketiga, mengajak orang lain dalam jalan kebenaran (dakwah). Yang ke empat, menasehati orang lain agar bersabar.
Apabila kau tidak beriman pada Tuhan yang Maha Esa dan kau menyekutukanNya, jadi kau tidak lulus dalam ujian akhirat. Kau tidak berhasil.
sumber : http://redaksimuslim90.blogspot.com/
