Mereka coba menggali adakah manfaat beberapa zat yang ada didalam sebatang rokok untuk kesehatan manusia, yang sampai kini telah di beri stigma negatif secara luas.
Berikut beberapa penelitian yang menguak manfaat rokok untuk kesehatan manusia. Saya bukan seorang dokter atau peneliti bidang kesehatan, jadi pembahasan ilmiah mengenai isi warta ini dapat diperdebatkan oleh para ahli sendiri.
1. Merokok Mengurangi Resiko Parkinson
Banyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok melawan penyakit Parkinson. Satu penelitian terbaru memberi kuat bukti sebelumnya yang melaporkan bahwa merokok bisa melindungi manusia dari penyakit Parkinson.
Mereka menyimpulkan bahwa temuan ini menyangkal pernyataan bahwa orang yang merokok cenderung mempunyai PD. Diluar itu, ada banyak penelitian yang lain tentang kebiasaan merokok yang bermanfaat melawan Parkinson.
2. Perokok lebih kuat serta cepat sembuh dari Serangan Jantung dan Stroke
Penelitian besar menunjukkan manfaat lain merokok, yaitu manfaat pada restenosis atau penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan aliran darah jadi terbatas, seperti pembuluh darah ke jantung (cardiovaskular disease) atau ke otak (stroke). Perokok mempunyai peluang yang tambah baik untuk bertahan hidup serta pengobatan yang lebih cepat
Karbon monoksida menghalangi pembekuan darah, hingga melarutkan gumpalan berbahaya di pembuluh arteri. Beberapa peneliti memfokuskan pada kemiripan yang dekat antara karbon monoksida dengan oksida nitrat yang melindungi pembuluh darah tetap melebar serta mencegah penumpukan sel darah putih.
3. Merokok mengurangi kemungkinan penyakit “Susut Gusi” (Gingival recession) yang parah
4. Merokok mencegah Asma serta penyakit lantaran Alergi lainnya
Satu studi dari dua generasi penduduk Swedia tunjukkan dalam analisa multi variasi, sebagian anak dari beberapa ibu yang merokok sedikitnya 15 batang satu hari, cenderung mempunyai kesempatan yang lebih rendah untuk menanggung derita alergi rhino-conjunctivitis, allergic conjunctivitis (alergi pada membran mata), alergi asma, eksim atopik serta alergi makanan, dibanding dengan anak-anak dari beberapa ibu yg tidak pernah merokok.
5. Nikotin membunuh kuman penyebab Tuberculosis
Suatu hari, Nikotin mungkin saja menjadi alternatif yang mengagetkan sebagai obat Tubercolosis atau TBC yang sulit diobati, kata seseorang peneliti dari University of Central Florida (UCF).
Senyawa ini menghentikan perkembangan kuman TBC dalam satu tes laboratorium, bahkan apabila digunakan dalam jumlah kecil saja, kata Saleh Naser, seorang profesor mikrobiologi serta biologi molekuler di UCF. Kebanyakan ilmuwan sepakat bahwa nikotin yaitu zat yang mengakibatkan orang menjadi kecanduan rokok.
6. Merokok mencegah Kanker Kulit yang langka
Seseorang peneliti pada National Cancer Institute memiliki pendapat bahwa merokok bisa mencegah pengembangan kanker kulit yang menimpa terutama orang tua di Mediterania, wilayah Italia Selatan, Yunani serta Israel.
Bukanlah berarti merokok dianjurkan untuk populasi itu, kata Dr James Goedert, tetapi yang utama yaitu merokok tembakau bisa menolong untuk mencegah kanker yang langka bentuk. Serta ini yaitu sebuah pengakuan dari peneliti di National Cancer Institute bahwa ada manfaat dari rokok.
7. Merokok kurangi kemungkinan terserang Kanker P4y*d4r4
Satu riset baru dalam jurnal dari National Cancer Institute (20 Mei 1998) melaporkan kalau pembawa mutasi gen spesifik (yang condong sebagai pembawa kanker p4y*d4r4).
Bila seseorang wanita merokok sampai 4 pak tahun, pengurangan adalah 35 persen, untuk 4 pak atau lebih per tahun, pengurangan yaitu 54 persen“, tutur Jean-Sebastien Brunet, pemimpin studi yang sudah dipublikasikan pada Journal of the National Cancer Institute.
8. Nitrat Oksida dalam Nikotin kurangi Radang Usus Besar
Nikotin kurangi aktivitas otot melingkar, terutama melalui pelepasan nitrat oksida, dalam masalah ulcerative colitis (UC) atau radang usus. Temuan ini dapat menerangkan sebagian terapi manfaat dari nikotin (serta merokok) pada UC dan bisa menjelaskan tentang disfungsi penggerak kolon pada penyakit aktif.
9. Dampak transdermal nikotin pada kemampuan kognitif (memikirkan) pasien Down Syndrome
Sebuah penelitian tentang dampak rangsangan nikotin-agonis dengan 5 mg jaringan kulit implan lebih baik bahkan juga bila dibanding dengan plasebo (obat kontrol), pada kinerja kognitif pada lima orang dewasa dengan gangguan kinerja kognitif (berfikir).
10. Merokok baik untuk ibu hamil untuk menghindar Hi*****si di saat kehamilan serta penularan ibu-anak infeksi Helicobacter pylori
Konsentrasi urin cotinine (tembakau yang bermetabolis didalam tubuh) mengkonfirmasi berkurangnya resiko Preeklamsia dengan paparan tembakau Eksposur. Pre-eklamsia yaitu kondisi medis dimana hipe****nsi muncul dalam kehamilan (kehamilan dengan hipertensi) yang bekerjasama dengan sejumlah besar protein dalam urin.
sumber : http://www.beritaterpercaya.com/
